Cat Lukis 101

May 20, 2020

Hi Kalatians!

 

Terkadang kita bingung harus pakai cat jenis apa atau warna apa untuk melukis, tapi dari kebanyakan yang bikin kita bingung adalah memilih tipe atau jenis cat. Pada dasarnya, tipe atau jenis cat lukis berbeda-beda tergantung komposisi atau bahan dari cat itu sendiri, ada yang tahan lama malah ada yang mudah luntur. 

 

Namun, dari kebimbangan itu, kita bisa mulai dari menentukan karya lukis seperti apa yang ingin kita ciptakan. Yang pasti, pemilihan jenis cat yang tepat merupakan faktor kuat untuk menghasilkan karya yang bagus juga. Berikut adalah 5 jenis cat yang memiliki komposisi dan style yang berbeda.

 

______________________________________________________________

 

1. Akrilik (Acrylic Paint)

 

Jenis cat satu ini adalah salah satu yang paling umum digunakan oleh para seniman lukis, karena teksturnya yang sangat fleksibel dan mudah diaplikasikan ke dalam berbagai media (kanvas, kertas, dan lain sebagainya). Akrilik juga memiliki tekstur yang halus dan ringan, sekaligus memiliki pigmen, ketajaman warna, dan daya tahan yang baik. Yang pasti, cepat kering, jadi kita tidak perlu berlama-lama menunggu proses melukis yang selanjutnya. Cat ini juga sangat mudah ditemukan di toko alat-alat seni, jadi kalian tidak perlu bingung ya!

 

 

2. Minyak (Oil Paint)

 

 

 

Cat lukis satu ini sangat tahan lama, sekaligus memberikan hasil akhir yang mengkilap. Cat minyak memiliki kualitas pigmentasi yang baik, namun membutuhkan waktu yang lumayan lama untuk proses pengeringannya. Jenis cat ini banyak digunakan oleh para pelukis terkenal karena konsistensi warna yang sangat baik dan juga memberikan hasil akhir yang halus, memudahkan pelukis untuk bisa mengembangkan lukisannya.

 

Ada pula cat minyak yang water-based, cat minyak ini bisa dicampur dengan air sehingga menghasilkan goresan warna yang lebih tipis.

 

3. Air (Watercolor Paint)

 

Watercolor paint atau cat air adalah cat yang mengandung pigmen dan bahan pengikat yang menghasilkan warna transparan, tidak seperti cat akrilik yang memiliki warna mencolok. Jenis cat ini juga memiliki daya kering yang cukup cepat karena pigmentasi warna yang transparan dan tersuspensi seperti air yang mengering di permukaan.

 

4. Guas (Gouache)

 

 

Berbeda dengan cat air, guas menghasilkan warna yang buram sehingga permukaan kertas tidak terlihat putih. Guas juga memiliki konsistensi yang hampir sama dengan hasil goresan kapur, chalky dan tidak mengkilap. Walaupun begitu guas memiliki pigmentasi warna yang baik dan kuat, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering, bisa berjam-jam bahkan berhari-hari.

 

5. Lilin (Encaustic/Wax Paint)

 

 

Cat yang berbasis lilin atau wax ini memiliki pigmen warna yang kuat dan tidak memiliki pelarut yang harus ditambahkan, tahan lembab dan tahan lama. Sangat baik untuk digunakan pada permukaan yang kuat dan menyerap. Para seniman biasanya bereksperimen menggunakan api dan logam untuk mengaplikasikannya.

 

______________________________________________________________

 

Dari 5 jenis cat lukis di atas, kamu bisa memilih berdasarkan hasil akhir yang kamu inginkan. Dengan memahami 5 perbedaan jenis cat lukis, Kala berharap bisa membantu dalam memilih jenis cat lukis mana yang ingin kamu pakai untuk karya yang ingin kamu buat ya!

 

Jangan lupa untuk follow Kala di Instagram (@kalart.id) karena Kala mengadakan Live Painting secara gratis yang bisa kalian ikuti bersama keluarga #dirumahaja, dan kunjungi Youtube Channel Kala di Kala Arts Studio untuk melihat free art class dan free art tutorial. 

 

Sampai jumpa di kelas!

Please reload

Featured Posts

Color Theory 101

July 8, 2020

1/6
Please reload

Recent Posts

July 8, 2020

May 20, 2020

Please reload

Archive
Please reload

Search By Tags
Please reload

Follow Us
  • Facebook Basic Square
  • Twitter Basic Square
  • Google+ Basic Square
 

+6221 29602143

Ruko Mendrisio 1 Blok D No. 7 - Lt. 2 (di atas Eaton), Jl. BSD Raya Utama, Tangerang - Banten 15334

  • Instagram

©2018 by Kalā Art.